Dari Pandangan Pertama Sampai Ke Pelaminan Cinta

Dari Pandangan Pertama Sampai ke Pelaminan!

Moment yang paling indah dan selalu dikenang adalah saat pandangan pertama. Sesuai dengan lirik lagu dangdut dari A. Rafiq yang menggelitik dan ekostis yaitu :

 

“Pandangan pertama awal aku berjumpa

Sungguh tak kusangka dan rasa tak percaya

Gadis secantik dia datang menghampiriku

Hampir – Hampir aku tak sabar di buatnya”

 

Sebuah lirik yang sangat romatis penuh dengan kenangan dan cinta, menyatu dalam kebahagiaan. Tapi tidak kah kita berfikir kalau dari pandangan pertama itu bisa berlanjut ke hubungan selanjutnya yang lebih serius lagi, namun dalam hubungan tersebut tidak jarang kita menjumpai pasangan yang gagal untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan di sebabkan beberapa faktor yang mungkin sering menjadi dilema bagi para pelakunya.

Beberapa tips di bawah ini semoga dapat dijadikan rujukan pengetahuan, jika suatu saat nanti kamu bertemu pasangan pada pandangan pertama :

  1. Pandangan Pertama

Biasanya pandangan pertama itu dari teman kerja, ketemu di kereta, ketemu di busway, dikenalkan sama adik, di jodohkan oleh teman, teman kuliah dan masih masih banyak lainnya.

Masa ini adalah masa yang paling sulit sekaligus masa yang paling mengesankan.

  1. Menjalin Hubungan

Saat dirasa kamu sudah merasa cocok bersama si Dia, biasanya kamu akan menerima cintanya dengan bahagia.

  1. Selisih pendapat saat menjalani hubungan

Saat cinta mulai bersemi disitu juga akan mulai timbul beberapa perselisihan pendapat saat berhubungan yang bisa menimbulkan cinta maupun menjadi sebuah berakhirnya cinta tersebut.

  1. Selisih pendapat tentang pembatasan dalam berteman entah itu dari pihak perempuan maupun dari pihak laki-lakinya.
  2. Tuntutan dari perempuan kepada laki-laki biasanya mengenai kebiasaan merokok yang harus berhenti, disamping merukan kesehatannya maupun keuangannya.
  3. Wanita biasanya ingin mendapatkan perhatian lebih dari pasangannya. Jika tidak di berikan biasanya akan marah atau mendiamkan SMS dan telepon (biasanya di jawab seadanya). Tapi tentu saja perang dingin tersebut akan berakhir setelah bertemu.
  4. Pada saat pasangan kita ketahuan ada komunikasi dengan mantan, sekalipun itu sekedar menanyakan kabar. Sebaiknya di jelaskan atau klarifikasi dengan pasangan bahwa komunikasi tersebut hanya sebatas itu dan tidak berlanjut. Sebab kalau tidak di klarifikasi pasti akan banyak pertanyaan yang akan muncul, seperti?
  • mengapa samapai terjadi komunikasi ?
  • kenapa tidak ada info ?
  • apakah di hari kemudian terulang lagi
  • Ujung-ujungnya, apakah masih mau di lanjutkan lagi hubungan ini ?

ketakutan perempuan adalah saat si pria yang di sayanginya pindah ke lain hati, tanpa sebab memutuskan hubungan secara sepihak.

 

  1. Momen yang paling indah

Menurut beberapa informasi dari perempuan yang sedang menjalani hubungan maupun yang sudah menjadi seorang istri, kenangan yang paling indah adalah saat menghabiskan waktu berdua, entah itu travelling, hang out ke café maupun nonton. Biasanya di saat seperti itu pasangan tersebut akan bicara dari hati ke hati.

 

  1. Keyakinan seorang laki-laki untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius

Laki-laki akan sangat merasa yakin untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan jika si perempuan tersebut dapat mengimbanginya dalam segala keadaan. Biasanya tentang kualitas ibadahnya, tabiat atau karakternya, kemudian dari gaya hidupnya. Sebab dia akan mengarungi biduk rumah tangga yang penuh suka maupun duka maka pilihan yang terbaik jatuh pada kriteria perempuan yang agamanya bagus, menjaga kehormatan suaminya, menjaga anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan menjaga keuangan dalam rumah tangga.

 

  1. Hubungan yang terlalu lama

Setiap hubungan yang sudah di jalin terlalu lama akan banyak sekali godaannya. Jika hati dan akal tidak pandai menjalankannya, maka ego akan menguasinya. Bukan hanya itu, yang lebih parah adalah Syahwat yang dibiarkan mengalir dalam nadi, kemudian raga mulai menikmatinya. Rasa saling memiliki yang dalam membuat pasangan seperti ini keluar dari batas kesucian dan kemuliaan insan manusia. Lalu yang terjadi adalah penyesalan dan siapa yang harus disalahkan?

 

Lalu apa yang harus dilakukan jika hubunganmu sudah terlalu lama, namun si Dia belum belum juga membawa keluarganya untuk meminang. Hal yang perlu kamu tanyakan ke si Dia adalah :

  • Tanya dengan baik-baik kepadanya apakah hubungan yang selama ini di jalankan akan di lanjutkan ke pernikahan atau tidak?
  • Apa yang menghalangimu untuk segera meminangku?
  • jika memang pasangan kamu belum siap untuk meminang maka sebaiknya kata berpisah jalan terbaik demi kebaikan bersama.
  • Jika jawabannya adalah karena keuangan, maka sebaiknya kamu bilang ke pasangan untuk mulai menabung namun pada masa-masa itu sebaiknya di isi dengan memperdalam ilmu agama, baca buku tentang pernikahan dan rumah tangga.

 

  1. Propose

“Will you marry me” akan menjadi suatu moment yang paling di kenang oleh seorang wanita. Jika dilakukan secara romantic, perempuan tersebut akan tersipu malu saat mengenangnya. Pipi memerah, pancaran mata bahagia saat bercerita. Sebab, orang yang bilang

“Kita mau jalan kemana” akan kalah sama “Kita mau resepsi dimana”

 

  1. Lamaran

Inilah saat dimana titik terang mulai muncul dalam hidupmu, dimana kedua keluarga akan di pertemukan dalam sebuah perkenalan kecil untuk meminta si Dia menjadi pasangan hidupmu. Kamu akan di tanya tentang maksud dan tujuanmu datang bersama keluarga? Setelah itu akan di tanyakan pula kepada pasanganmu apakah di bersedia untuk menjadi calon pendamping hidupmu atau tidak? jika lamaranmu diterima, maka berbahagialah, sebab tinggal satu langkah lagi untuk menuju pelaminan.

 

  1. Pernikahan

Inilah waktu yang paling di tunggu dalam hidup, momen yang paling bersejarah, dimana dirimu dan si Dia akan bersanding di pelaminan setelah melalui Akad Nikah yang sakral. Disitu kamu akan melakukan Ijab Qabul dengan si Ayah perempuan pasanganmu. Beliau akan menyerahkannya kepadamu, lalu kamu pun akan menerimnya dengan sepenuh hati. Disini baru akan di mulai lembaran hidup baru kamu menyandang status sebagai suami dan si Dia sebagai Istri.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kalian dan segera mengambil tindakan supaya tidak terlambat yang mengakibatkan penyesalan.